Articles by "Sejarah"
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Sejarah Perang Arus Listrik Edison Vs Nikola Tesla � Pernahkah kita berpikir mengapa jala � jala PLN dan  Alat listrik  dirumah kita menggunakan arus AC (Alternating Current) ? Apakah karena Michael Faraday ? Apakah karena George Simon ohm ? Jawabannya tidak keduanya. Ada sebuah peristiwa Sejarah yang melatarbelakangi penggunaan arus AC pada jala2 pln dan alat listrik jaman modern. 

Peristiwa ini melibatkan 2 orang ilmuan hebat yaitu Thomas Alfa Edison dan Nikola Tesla. Kisah mereka begitu hebat sampai dibuatkan Film documenter Oleh National Geographics dalam program American Genius. Dan yang terbaru adalah Film Holywood berjudul The Current War yang akan dirilis pada Tahun 2018 ini.



Kita mungkin sudah familiar dengan nama Thomas Alfa Edison. Edison menjadi dikenal dengan penemuan bola lampunya, namun lebih dari itu Edison dikenal karena semangat pantang menyerahnya Saat berusaha menemukan bola lampu, Edison Harus mengalami kegagalan sebanyak 1995 kali (ada yang menyebut 999 kali bahkan 10.000 kali)  sebelum berhasil menyalakan Filamen lampu pijar dengan sempurna. Edison tidak menganggap 1995 kali  percobaan itu kagagalan, namun Ia menganggap itu sebagai langkah menuju keberhasilannya. 

Lalu bagaimana dengan Nikola Tesla ?  Mungkin namanya agak Asing ditelinga. Ia adalah Ilmuan yang Jenius dan meraih banyak gelar dan penghargaan dari berbagai unversitas di Eropa dan Amerika. Pernah Suatu saat Tesla memanggil beberapa pakar dan Ilmuan untuk melihat penemuannya. Dia menyiapkan sebuah kapal mainan dalam sebuah ember besar. 

Tesla terlihat mengendalikan arah kapal tersebut melalui pikirannya dan membuat ilmuan terheran � heran. Mereka bertanya apakah itu bagaimana tesla melakukannya. Tesla pun memberitahukan  bahwa ia menggunakan sebuah alat yang dia namakan �Wireless Remote Control�. Ya, remote yang sering kita gunakan adalah karya dari Tesla.


Latar Belakang Edison dan Nikola Tesla

Edison Lahir di Ohio, Amerika tanggal 11 Februari 1847,  anak dari pasangan Samuel O. Edison dan Nancy Matthews. Saat memasuki masa sekolah, Edison sering mendapat nikai buruk dan dianggap bodoh teman dan gurunya. Tak tahan anaknya di bully, Edison dikeluarkan dari sekolah oleh ibunya dan mulai mengajari Edison dirumahnya. 

Tekad ibu yang luar biasa membawa karakter dan sifat Edison dimasa depan. Pada saat  dewasa dia menjabat sebagai kepala mesin pada kantor telegraf. Disinilaih penemuannya berawal dan dan terus berkembang. 

Dia menemukan mesin telegraf yang lebih baik,dilanjutkan dengan penemuan phonograph dan bola lampu. Ia juga mendirihkan perusahaan General Electric untuk menyuplai listrik DC di Amerika. Total hak patennya mencapai 1.093 dan alat yang dia produksi dipakai di seluruh amerika.

Thomas Alva Edison
Nikola Tesla sendiri lahir pada tanggal 10 juli 1856 di Smiljan, Kroasia, anak dari seorang pendeta bernama Milutin Tesla dan Duka Tesla. Tesla terlahir dengan kecerdasan yang luar biasa. Pada saat menempuh sekolah menengah Tesla mampu menghitung soal Integral diluar kepala hingga gurunya mengira tesla telah mencontek. 

Walaupun begitu tesla masih seorang remaja yang mudah terpengaruh pergaulan. Alhasil Tesla pernah kecanduan berjudi karena beasiswanya di cabut dan ketagihan main billiard sampai lupa untuk belajar dan berakibat gagal di ujian universitas. Pada tahun 1882, Tesla pindah ke New York dan bekerja Untuk Edison. 

Tesla diberi tugas untuk menyempurnakan Generator DC milik Edison. Namun Tak lama Tesla mengundurkan diri karena masalah Gaji. Pada April 1887, Tesla mendirikan laboratorium sendiri dan dalam waktu singkat ia membuktikan bahwa sistem arus AC jauh lebih hebat dibandingkan dengan arus DC yang dikembangkan oleh Edison. 

Kurang dari setahun ia telah mematenkan sekitar 300 karya dan 20 tahun berikutnya ia berhasil membuat penemuan di bidang teknik listrik dan radio dalam jumlah yang mencengangkan.

Nikola Tesla



Latar Belakang Perang Arus Edison VS Tesla

Perang arus adalah ajang  pembuktian  antara Nikola Tesla dengan Edison. Tesla didukung oleh Westinghouse Electric dan Edison dengan Perusahaannya General electric.   Latar belakang terjadinya perang arus ialah dimulai ketika Edison tidak ingin kehilangan hak royalti atas arus searah (DC) yang pada saat itu menjadi standar yang digunakan di Amerika. Pada tahun 1879, Thomas A. 

Edison mempublikasikan temuannya berupa bola lampu pijar di depan umum. Dalam penemuan tersebut, Edison membutuhkan beberapa cara untuk menyalakan bohlam lampu tersebut yang bisa didistribusikan pada jerak yang jauh. Untuk mengatasi masalah tersebut, pada tahun 1887 Edison menemukan sistem arus searah dimana listrik mengalir dalam satu arah yang konstan. 

Namun kesulitan sistem arus searah segera ditemukan, karena listrik hanya mengalir satu arah, arus listrik yang mengalir menyebabkan kawat tembaga yang dialiri listrik meleleh sehingga transmisi arus searah jarak jauh menjadi berbahaya dan hampir mustahil. 

Solusi yang ditawarkan oleh Edison ialah dengan menggunakan kabel tembaga yang lebih besar, namun solusi ini di kritik karena menggangu keindahan kota dan menyebabkan biaya untuk memasang inslatasi semakin besar.

Di sisi lain Tesla yang merupakan mantan Karyawan Edison menemukan Kelemahan dari sistem Arus DC milik Edison. Tesla mulai mengkritik Generator DC milik Edison ketika masih menjadi karyawannya, namun Edison tetap kekeh dan yakin bahwa arus DC lah yang paling efisien. 

Alhasil ide tentang arus bolak balik milik Tesla diacuhkan oleh Edison. Perbedaan pendapat antara tesla dan Edison memicu konflik yang berakibat tesla ingin berhenti dan meminta bayaran. Namun Edison menolak dan menganggap bahwa kontrak pembayaran dengan tesla hanya humor semata. Hal ini membuat tesla marah dan akhirnya keluar dari laboratorium Edison. Setelah keluar dari Laboratorium Edison, Tesla membuat laboratorium sendiri dan mengembangkan sistem Arus AC. 

Perusahaan Westinghouse Electric melihat potensi dari Tesla dan  membuat kerjasama. George Westinghouse sebagai Bos pun memberikan dana kepada tesla untuk mengembangkan laboratoriumnya dan memulai Promosi sistem Arus AC dan Peralatan Arus AC ke public. Sistem Arus AC milik tesla dinilai  lebih efisien dan hemat biaya dibandingkan Sistem DC milik Edison.

Sistem Arus AC yang semakin populer menimbulkan kecemburuan pada diri Edison. Edison tidak ingin penemuannya yang diraih dengan kerja keras harus tergantikan oleh karya mantan Karyawannya sendiri. Edison memulai cara �licik� dengan membuat Propaganda bahwa Arus AC  milik Tesla berbahaya. 

Edison juga membuat demonstrasi publik dengan menampilkan seekor gajah yang disengat oleh arus DC dan gajah tersebut tidak mati. Namun ketika deberi arus AC gajah tersebut mati sehingga memperkuat Statemen Edison.  Selain itu Edison juga membuat alat eksekusi mati yaitu kursi yang dialiri Arus AC sehingga membuat masyarakat ketakutan. 

Tak terima dengan perlakuan Edison, Tesla membuat pernyataan bahwa Arus AC itu aman selama pengguna mematuhi aturan Safety.  Upaya Edison juga membuat tesla semakin giat melalukan promosi Arus AC dengan menjelaskan aturan keamanan sehingga tidak terjadi kecelakaan fatal.

Ilustrasi gajah yang mati



Arena Pembuktian

Perseteruan yang terus berlanjut bukan hanya bagi Edison dan Tesla, namun juga perusahaan yang mendorong keduanya yaitu Westinghouse dan General Electric. Kedua perusahaan ini tentunya tidak ingin kehilangan nama dan keuntungan. Akhirnya pada saat diadakannya acara The Columbian Exposition di Chichago,  Tesla dan Edison diberikan Tantangan. 

Keduanya ditantang untuk membangun sebuah generator listrik di Air terjun Niagara untuk membuktikan Arus manakah yang paling murah dan Efisien.  Setelah di bangun dan dilakukan penelitian, didapat kesimpulan bahwa Arus AC milik Tesla lebih unggul dari Arus DC milik Edison. 

Arus Listrik AC milik tesla menggunakan Transmisi tegangan tinggi dan sistem Transformator sehingga menghemat penggunaan kabel dan dapat menempuh jarak yang jauh. Sedangkan Arus DC milik Edison menggunakan Tegangan yang lebih rendah sehingga mengharuskan luas penampang kabel yang besar. 

Selain Itu jarak antara konsumen dan pembangkit tidak bisa terlalu jauh sehingga kurang efisien. Pada Akhirnya Arus Listrik AC diakui oleh Masyarakat dan oleh Edison sendiri. Arus AC pun digunakan secara komersial di Amerika sehingga mengharuskan Edison memproduksi alat listrik arus AC untuk menyesuaikan.

Niagara Falls, Tempat pembuktian Edison dan Tesla

Penutup

Perang arus Listrik  didasari oleh kecemburuan Edison terhadap karya milik Tesla yang dilirik oleh masyarakat. Edison tidak ingin usaha dan kerja kerasnya Sia � sia lalu menggunakan cara curang dan propaganda. Namun pada akhirnya kebenaran terbukti di Air terjun Niagara, Tesla menjadi pemenang dengan Arus Listrik AC miliknya. Edison akhirnya mengakui mantan karyawannya sendiri dan memproduksi alat listrik Arus AC.
Arduino adalah terobosan baru dalam dunia microcontroller. Saat ini sudah banyak project Electronics & Robotics yang berbasis Arduino. Hal ini terjadi karena Arduino memiliki banyak sekali kemudahan dan mempunyai fleksibilitas yang tinggi baik dari segi software maupun hardwarenya.

 Arduino adalah Mikrokontroller single-board yang bersifat open-source, diturunkan dari Wiring platform, mempunyai fleksibilitas yang tinggi baik dari segi software maupun hardware  untuk memudahkan Rancang bangun elektronik dalam berbagai bidang.

Arduino Uno Board

Arduino menggunakan IC ATMega sebagai IC program dan softwarenya memiliki bahasa pemrograman sendiri yang sering disebut bahasa processing. Bahasa ini sangat mirip dengan bahasa C, namun penulisannya mendekati bahasa manusia. 

Arduino menjadi Platform mikrokontroller paling populer di dunia saat ini. Kemudahan mempelajari dan mengaplikasikan arduino menjadikannya pilihan bagi pemula maupun mastah robotika dan elektronika. Selain Arduino, ada pula beberapa jenis Mikrokontroller alternatif yang memiliki spesifikasi mumpuni, bahkan melebihi arduino, misalnya saja STM Bluephill.

Sejarah Arduino

Dilihat Dari sejarahnya, Arduino semula hanyalah karya Thesis seorang mahasiswa kebangsaan Kolombia bernama Hernando Barragan di universitas Ivrea di Italia. Judul  thesis tersebut adalah �Arduino-La rivoluzione dell�open hardware� (�Arduino � Revolusi Open Hardware�). 

Pada tahun 2005, Thesis Tersebut dikembangkan Oleh Massimo Banzi dan David Cuartielles dan diberi nama Arduino yang dalam bahasa italia berarti �teman yang berani�. 

Pada awalnya tujuan dikembangkannya arduino oleh mereka adalah membuat sebuah perangkat mikrokontroller yang murah, fleksibel, dan mudah dipelajari siapa saja bahkan orang yang awam sekalipun.

Saat ini tim pengembang Arduino adalah Massimo Banzi, David Cuartielles, Tom Igoe, Gianluca Martino, David Mellis, dan Nicholas Zambetti. Mereka mengupayakan 4 hal dalam Arduino ini,  yaitu :
  1. Harga yang  terjangkau
  2. Dapat dijalankan diberbagai sistem operasi, Windows, Linux, Max, dan sebagainya.
  3. Sederhana dalam segi Software maupun Hardware sehingga mudah dipelajari bahkan oleh orang  awam
  4. Open Source, hardware maupun software.

    Kelebihan Arduino

    Arduino memiliki berbagai kelebihan dibandingkan dengan mikrokontroller lain.  Sesuai dengan empat hal yang diupayakan pengembang arduino maka Arduino memiliki kelebihan yaitu :

          1.   Murah � 1 Board Arduino biasanya dijual relatif murah (antara 100 ribu hingga 400 ribu rupiah saja). Sekarang arduino juga banyak tersedia versi kloningan (tiruan) dengan harga yang lebih murah dari versi Originalnya yang merupakan pabrikan Italia .

         2. Sederhana dan mudah pemrogramannya Bahassa pemograman Arduino sangat Fleksibel karena hamper mendekati bahasa manusia. Tentunya sangat mudah memahami algoritma Program bagi pemula maupun tingkat lanjut.  

         3. Software Open Source � Perangkat lunak Arduino IDE berbasis Open Source, dan dan dapat dikembangkan pemrograman lebih lanjut. Bahasanya bisa dikembangkan lebih lanjut melalui pustaka-pustaka C++ yang berbasis pada Bahasa C untuk AVR.

       4. Hardware Open Source � Perangkat keras Arduino berbasis mikrokontroler ATMega8, ATMega168, ATMega328 dan ATMega1280 dan ATMega 2650. Dengan demikian sangat mudah membuat dan menjual board Arduino. Bootloader Arduino juga tersedia langsung dari perangkat lunak Arduino IDE.

    Dari segi hardware sendiri Arduino memiliki Keistimewaan Diantaranya :

    Soket USB
    Soket USB adalah soket kabel USB yang disambungkan kekomputer atau laptop. Yang berfungsi untuk mengirimkan program ke arduino dan juga sebagai port komunikasi serial. Jadi tidak diperlukan lagi Downloader Eksternal untuk mendownload Program ke IC Arduino.

    Input/output digital dan input analog
    Input /Output Digital dalam Arduino Fungsinya adalah membaca atau mengirim data berupa data Analog maupun Digital dari Rangkaian TErintegrasi dengan Arduino. Biasanya Pin Input/ Output Analog dan Digital berada pada barisan terpisah.

    Catu Daya
    Catu daya pada Arduino bisa menggunakan Socket USB dan terdapat pula Socket DC 12V untuk tipe tertentu. Di dalam Board Arduino sudah tersedia IC regulator Untuk menstabilkan dan menyuplay tegangan ke modul Arduino.
      
    Ukuran Fisik
    Ukuran Fisik untuk Satu Board arduino reltif kecil karena dibangun menggunakan komponen SMD (surface mounted Device) yaitu komponen yang sangat kecil , biasanya terdapat pada board hp dan motherboard  sehingga sangat ringkas dan Tahan terhadap berbagai situasi.

    Jenis Jenis Arduino

    1. Arduino Uno

    Arduino UNO Board

    Arduino adalah jenis  yang paling banyak digunakan. Terutama untuk pemula sangat disarankan untuk menggunakan Arduino Uno karena banyak sekali referensi yang membahas Arduino Uno. 

    Versi yang terakhir adalah Arduino Uno R3 (Revisi 3), menggunakan ATMEGA328 sebagai Microcontrollernya, memiliki 14 pin I/O digital dan 6 pin input analog. Untuk pemograman cukup menggunakan koneksi USB type A to To type B.

    SPESIFIKASI
    Arduino Uno
    Microcontroller
    ATmega328P
    Operating Voltage          
    5V
    Input Voltage (recommended)
    7-12V
    Input Voltage (limit)      
    6-20V
    Digital I/O Pins  
    14 (of which 6 provide PWM output)
    PWM Digital I/O Pins
    6
    Analog Input Pins            
    6
    DC Current per I/O Pin  
    20 mA
    DC Current for 3.3V Pin
    50 mA
    Flash Memory   32 KB
    (ATmega328P)
    SRAM   
    2 KB (ATmega328P)
    EEPROM             
    1 KB (ATmega328P)
    Clock Speed      
    16 MHz
    LED_BUILTIN
    13
    Length
    68.6 mm
    Width
    53.4 mm
    Weight
    25 g

    2. Arduino Due

    Arduino DUE Board
    Berbeda dengan Arduino Uno, Arduino Due tidak menggunakan ATMEGA, melainkan dengan chip yang lebih tinggi ARM Cortex CPU. Memiliki 54 I/O pin digital dan 12 pin input analog. Untuk pemogramannya menggunakan Micro USB, terdapat pada beberapa SmartPhone

    SPESIFIKASI
    Arduino Due
    Microcontroller
    AT91SAM3X8E
    Operating Voltage
    3.3V
    Input Voltage (recommended)
    7-12V
    Input Voltage (limits)
    6-16V
    Digital I/O Pins
    54 (of which 12 provide PWM output)
    Analog Input Pins
    12
    Analog Output Pins
    2 (DAC)
    Total DC Output Current on all I/O lines
    130 mA
    DC Current for 3.3V Pin
    800 mA
    DC Current for 5V Pin
    800 mA
    Flash Memory
    512 KB all available for the user applications
    SRAM
    96 KB (two banks: 64KB and 32KB)
    Clock Speed
    84 MHz
    Length
    101.52 mm
    Width
    53.3 mm
    Weight
    36 g

    3. Arduino Mega

    Arduino Mega Board
    Arduino Mega 2560 adalah Board pengembangan mikrokontroller yang berbasis Arduino dengan menggunakan chip ATmega2560. Board ini memiliki pin I/O yang cukup banyak, sejumlah 54 buah digital I/O pin (15 pin diantaranya adalah PWM), 16 pin analog input, 4 pin UART (serial port hardware). 

    Arduino Mega 2560 dilengkapi dengan sebuah oscillator 16 Mhz, sebuah port USB, power jack DC, ICSP header, dan tombol reset. Tentunya versi Arduino mega lebih memberikan peluang dalam Rancang bangun sistem yang lebih besar.

    SPESIFIKASI
    Arduino Mega
    Microcontroller
    ATmega2560
    Operating Voltage
    5V
    Input Voltage (recommended)
    7-12V
    Input Voltage (limit)
    6-20V
    Digital I/O Pins
    54 (of which 15 provide PWM output)
    Analog Input Pins
    16
    DC Current per I/O Pin
    20 mA
    DC Current for 3.3V Pin
    50 mA
    Flash Memory
    256 KB of which 8 KB used by bootloader
    SRAM
    8 KB
    EEPROM
    4 KB
    Clock Speed
    16 MHz
    LED_BUILTIN
    13
    Length
    101.52 mm
    Width
    53.3 mm
    Weight
    37 g

          5. Arduino Leonardo

    Arduino Leonardo Board
    Arduino Leonardo adalah mikrokontroler berbasis ATmega32u4. Arduino Leonardo memiliki 20 digital pin input/output (yang mana 7 pin dapat digunakan sebagai output PWM dan 12 pin sebagai input analog), 16 MHz kristal osilator, koneksi micro USB, jack power suplai tegangan, header ICSP, dan tombol reset. 

    Ini semua yang diperlukan untuk mendukung mikrokontroler. Cukup dengan menghubungkannya ke komputer melalui kabel USB atau power dihubungkan dengan adaptor AC-DC atau baterai untuk mulai mengaktifkannya.

    Arduino Leonardo berbeda dari Arduino yang lainnya karena ATmega32u4 secara terintegrasi (built-in) telah memiliki komunikasi USB, sehingga tidak lagi membutuhkan prosesor sekunder (tanpa chip ATmega16U2 sebagai konverter USB-to-serial). Hal ini memungkinkan Arduino Leonardo yang terhubung ke komputer digunakan sebagai mouse dan keyboard, selain bisa digunakan sebagai virtual (CDC) serial/COM port.

    SPESIFIKASI
    Arduino Leonardo
    Processor
    802.3 10/100 Mbit/s
    Microcontroller
    ATmega32u4
    Architecture
    AVR
    Operating Voltage
    5V
    Flash memory
    32 KB of which 4 KB used by bootloader
    SRAM
    2.5Kb
    Clock Speed
    16 MHz
    Analog I/O Pins
    12
    EEPROM
    1 KB
    DC Current per I/O Pins
    40 mA on I/O Pins; 1A on 3.3 V Pin only when powered via external power supply
    Input Voltage
    7-12 V
    Digital I/O Pins
    36-57 V
    Reserved Pins
    4 used for SD card select; 10 used for W5500 select
    Digital I/O Pins
    20
    PWM Output
    7
    Power Consumption
    82 mA
    PCB Size
    53.34 x 68.58 mm
    Card Reader
    Micro SD card, with active voltage translators
    Weight
    28g

          6. Arduino Nano

    Arduino Nano Board
    Arduino Nano adalah Versi mini dari Arduino uno.Karena bentuknya yang ringkas maka konsekuensinya adalah membuang beberapa komponen penting diantaranya jack DC dan Socket USB tipe B diganti dengan MikroUSB.

    SPESIFIKASI
    Arduino Nano
    Microcontroller
    ATmega328
    Architecture
    AVR
    Operating Voltage
    5 V
    Flash Memory
    32 KB of which 2 KB used by bootloader
    SRAM
    2 KB
    Clock Speed
    16 MHz
    Analog I/O Pins
    8
    EEPROM
    1 KB
    DC Current per I/O Pins
    40 mA (I/O Pins)
    Input Voltage
    7-12 V
    Digital I/O Pins
    22
    PWM Output
    6
    Power Consumption
    19 mA
    PCB Size
    18 x 45 mm
    Weight
    7 g
    Product Code
    A000005

          7.  Arduino Mini

    Arduino Mini Board
    Versi Arduino mini merupakan versi yang lebih sederhana dari arduino nano. Pada board arduino mini tidak tersedia lagi mikroUSB untuk mendownload program, artinya kita harus menggunakan Downloader Eksternal.

    SPESIFIKASI
    Arduino Mini
    Microcontroller
    ATmega328
    Operating Voltage
    5V
    Input Voltage
    7-9 V
    Digital I/O Pins
    14 (of which 6 provide PWM output)
    Analog Input Pins
    8 (of which 4 are broken out onto pins)
    DC Current per I/O Pin
    40 mA
    Flash Memory
    32 KB (of which 2 KB used by bootloader)
    SRAM
    2 KB
    EEPROM
    1 KB
    Clock Speed
    16 MHz
    Length
    30 mm
    Width
    18 mm

         

    8. Arduino Micro


    Micro Board
    Arduino mikro memiliki fisik yang sama dengan Arduino nano namun lebih panjang. Perbedaannya dengan Arduino nano adalah jumlah pin yang lebih banyak, yaitu 20 pin I/O digital dan 12 pin analog.

    SPESIFIKASI
    Arduino Micro
    Microcontroller
    ATmega32U4
    Operating Voltage          
    5V
    Input Voltage (recommended) 
    7-12V
    Input Voltage (limit)      
    6-20V
    Digital I/O Pins  
    20
    PWM Channels
    7
    Analog Input Channels 
    12
    DC Current per I/O Pin  
    20 mA
    DC Current for 3.3V Pin
    50 mA
    Flash Memory  
    32 KB (ATmega32U4)
    SRAM   
    2.5 KB (ATmega32U4)
    EEPROM             
    1 KB (ATmega32U4)
    Clock Speed      
    16 MHz
    LED_BUILTIN     
    13
    Length
    48 mm
    Width   
    18 mm

         9.  Arduino Ethernet

    Ethernet Shield Board
    Arduino Ethernet memungkinkan koneksi Jaringan LAN antara Board dengan komputer. Arduino Ethernet memiliki fungsi yang sama dengan Arduino yang lainnya.

    SPESIFIKASI
    Arduino Ethernet
    Microcontroller
    ATmega328
    Operating Voltage          
    5V
    Input Voltage Plug (recommended)
    7-12V
    Input Voltage Plug (limits)            20V
    6-
    Input Voltage PoE (limits)            
    36-57V
    Digital I/O Pins   )
    14 (of which 4 provide PWM output
    Arduino Pins reserved: 
    10 to 13 used for SPI
    4 used for SD card
    2 W5100 interrupt (when bridged)
    Analog Input Pins            
    6
    DC Current per I/O Pin  
    40 mA
    DC Current for 3.3V Pin
    50 mA
    Flash Memoryer
    32 KB (ATmega328) of which 0.5 KB used by bootload
    SRAM   
    2 KB (ATmega328)
    EEPROM             
    1 KB (ATmega328)
    Clock
    16 Mhz
    Length
    68.6 mm
    Width
    53.3 mm
    Weight
    28 g